Skip to content

Buah perselingkuhan

September 14, 2011

image

biar saja semua angin kebohongan itu berlalu
sejalan bertambahnya usiaku,Jika ku hanya
berusaha dalam satu cinta tak bertepi ini mungkin aku kan
tiba dalam sebuah pelabuhan
sejati.Hingga pada Tahun yang begitu surpresnya aku dipertemukn dengan
sosok wanita dambaan pengisi senyapnya dan pengobat lelah
yang tak pernah ada henti karena selalu di bekerja dan
bekerja.KIsah cinta yang lumayan singkat,ku tembah dia jadi
calon istriku Alahmudlilah dia mau menerima dengan segela
kekurangan dan sekecil kelebihanku,tapi aku berjajnji dalam
ikatan cinta suci bahwa aku hanya mencintainya,bila aku
mencintai selain dia berarti itu hanya nafsu belaka.Inilah kisah
perjalan dalam bumi yang menantang ini yAku sudah menikah,
berusia sekitar 30th dengan tinggi 175 dan berat 67kg. Namaku
Robby. Aku memiliki adik ipar yang masih kuliah di salah satu
universitas swasta top di jakarta. Namanya Novyanti. Ini
adalah kisah perselingkuhanku dgn Novy. Novy tingginya
160cm dgn berat 50kg, berambut panjang dgn warna kulit
putih. Payudaranya 34B, tidak besar, tetapi sekel. Dan
selangkangannya berdaging dengan bau vagina yang sangat
aku sukai. Cerita ini adalah pengalaman pribadi, tetapi nama,
situasi dan tempat sudah diubah untuk melindungi para
pelakunya.
Cerita Seks – Suatu saat, aku sedang sendirian di Jakarta karena
istriku sedang keluar kota. Aku mengajak Novy berlibur ke
sebuah resort di dekat Anyer. Tempat yang indah. Seolah kita
sedang berbulan madu. Setelah check-in aku mengajak Novy
masuk ke kamar yang indah dan menghadap ke arah pantai.
Koper aku letakkan dan kupeluk Novy dengan mesra. Novy
menatapku dengan tersenyum. Dan kucium bibir tipis Novy.
Novy membalas dengan lembut dan setelah beberapa saat,
ciumannya menjadi ganas. Seolah ingin menelan bibirku.
Kumainkan lidahku masuk ke dalam mulut Novy dan napasnya
mulai memburu. Kemudian kucium lehernya mulai dari bawah
telinga turun ke pundak. Novy merasa geli dan mendorong
wajahku menjauh.
Kemudian kupeluk dia erat2 dan kurasakan payudara Novy
menempel di dadaku. Novy menempelkan payudarany dan
selangkangannya padaku.
Pelan2 kuangkat kaos yang dipakainya dan kusisipkan
tanganku ke pinggang dan pundak Novy. Kuelus2
punggungnya dan Novy bergumam keenakan. Tanganku terus
bergerak naik ke atas ke arah pengait BHnya. Kaitan BH kulepas
dan Novy merasakan payudaranya terasa longgar. Putting
payudaranya mulai membesar merasakan terbebasnya BH dari
tubuhnya. Dalam keadaan masih berbaju lengkap hanya saja
kaitan BH terlepas, tanganku mulai bergerilya ke arah payudara
Novy. Kucecup lagi bibirnya dan tanganku mulai menyenggol
payudara dan sesekali melintas di atas putingnya. Setiap kali
melintas, Novy mengeluarkan suara kaget dan lenguhan tanda
sudah terangsang. Novy merasakan vaginanya mulai lembab
dan basah dan mulai diserap oleh celana dalamnya.
Kuangkat kedua lengan Novy dan menarik seluruh kaos dan
BHnya melewati kepala dan melemparkan pakaian tersebut ke
atas ranjang besar di tengah ruangan. Novy memandang
wajahku dengan mata nanar tanda nafsu mulai menguasai
dirinya. Mulutku langsung mencari puting susunya yang sdh
membesar. Areola Novy sdh melebar melebihi normal. Pertama
kukecup lembut di seputar putingnya memberikan sensasi
menggoda. Novy mendesah ‘iiihh.. gak boleh. Sudah ah!’ tetapi
ia tdk menghindar, bahkan terkesan menyodorkan putingnya
ke mulutku.
Dengan lembut dan lincah, kujilat puncak puting payudara
Novy sebelah kanan dan Novy mendesah ‘aaa…hhh’. Kemudian
beralih ke puting kirinya sambil tangan kiriku mengelus
payudara kanan Novy. Tubuhnya yang sudah setengah
telanjang, menggelinjang2. Kubuka kaosku dan sekarang sama2
bertelanjang dada. Kuangkat kedua lengan Novy dan
kuletakkan di pundakku sementara aku memeluk dan
mengusap2 punggungnya. Kedua dada kami bersentuhan dan
memberikan loncatan2 listrik. Areola Novy semakin
membengkak dan seolah menelan putingnya. Yang keluar dari
mulutnya hanyalah desahan tidak beraturan. Ia merasakan
celana dalamnya bagaikan tercelup air karena derasnya cairan
vagina Novy mengalir keluar. Novy merasakan cairan vaginanya
mengalir dari lubang kenikmatannya dan berjalan sepanjang
bibir mulut vagina. Spot di celana dalamnya mulai muncul dan
membesar. Novy menutup mata dan membiarkanku
merangsangnya habis2an.
Kancing celana pendek putih Novy mulai kubuka pelan-pelan.
Ketika aku terlalu lama membukanya, Novy dengan tidak sabar
membuka seluruh kancing celananya. Terlihatlah celana dalam
katun warna merahnya. Tanganku masuk dan mengusap2
pantat dan pelan2 menurunkan celana putihnya ke bawah dan
kubiarkan jatuh ke lantai. Celana dalam Novy terlihat basah
dari bagian bawah hingga depan pertanda cairan cintanya sdh
meluap bagaikan keran bocor. Celana dalamnya lengket
dengan gundukan bibir kemaluan Novy dan menampilkan
lekukan bibir mayoranya. Novy merasa lubang kenikmatannya
menjadi lebih rileks dan membengkak.
Kubuka seluruh celanaku dan aku berdiri telanjang di depan
Novy. Ia melihat penisku yang berdiri tegak dengan penuh
nafsu. Aku ambil tangan Novy dan menuntunnya ke penisku.
Ia mulai memegang dan memainkan penisku dengan lembut.
Kemudian, aku mulai mencium dan sesekali menjilat perut
Novy dan pelan2 mulai jongkok hingga mulutku berada pada
ketinggian gundukan cinta Novy. Bau kewanitaan Novy serasa
memenuhi ruangan hotel. Bau yang sungguh merangsang dan
membuat kamar seperti penuh dengan listrik nafsu seks. Di
tengah gundukan selangkangan Novy, aku mulai mencium
lembut mengelilingi gundukan tersebut. Novy merem melek
dan kedua tangannya memegang kepalaku. Jari2nya masuk ke
rambutku dan sesekali menariknya.
Gundukan selangkangannya semakin basah oleh lendir
kenikmatan dan jilatanku. Novy mulai mengangkat satu
kakinya agar selangkangannya menjadi lebih terbuka. Ia mulai
merasa gamang dan ingin duduk. Tetapi aku memaksanya
tetap berdiri dan mulai menurunkan celana dalamnya.
Terlihatlah gundukan putih dengan rambut kemaluan yang
halus tetapi menutupi bagian bawah bibir mayora hingga
sedikit di ujung gundukan cintanya. Aroma vagina yang
terangsang sudah sedemikian kuat dan aku harus menahan
diri utk tdk langsung meniduri Novy. Aku ingin memberikan
yang terbaik yang belum pernah Novy alami sebelumnya.
Kemudian aku tuntun Novy ke arah ranjang dan
menelungkupkannya dalam keadaan telanjang bulat.
Aku mengambil madu asli yang sudah aku persiapkan
seblumnya dan kuoleskan ke punggung hingga pantatnya.
Dengan lidahku, aku mulai menjilat madu tersebut dan
membuat Novy melenguh keenakan. Jilatan2 dan kecupan2
lembut sepanjang tubuh Novy membuatnya sangat
terangsang dan mulai bernapas ngos2an. Kakinya mulai
digerakkan dan paha dibuka dengan harapan aku akan mulai
menyetubuhinya. Sesekali aku sentuh lubang kenikmatannya
dan dia berteriak kaget bercampur penuh harap. Tapi aku
masih menahan diri dan membuat Novy makin blingsatan.
Kemudian kusuruh dia balik badan dan kulihat gundukan
selangkangannya. Gundukannya sungguh besar dan terlihat
memerah berkilat tanda basah kuyup. Aku mulai menjilat
seluruh tubuh Novy. Pahanya mulai dibuka lebar2 dan
diangkat ke atas menunjukkan lubang kelaminnya yang
kemerahan dipenuhi cairan kenikmatan. Aku bergeser di atas
tubuhnya dengan sengaja menempelkan penisku yang berdiri
tegak. Aku cium bibir Novy sambil sesekali penisku menyentuh
selangkangannya. Novy memegang pinggulku dan berusaha
menekan pantatku agar penisku bisa masuk ke memiawnya.
Tapi, meski kukulum mulut dan dadaku kugesekkan ke
payudaranya, penisku tetap tidak kumasukan. Sesekali kepala
penisku yang sdh memerah tua dan berkilat kutempelkan ke
bibir memiawnya. Novy memohon dengan sangat, ‘beib,
masukkan donk.. Aku sdh ga tahan nih.. iiihhh.. ayo
masukin..diitung sampai tiga kalau ga mau masuk, ga usah
lho..’ sambil mendesah2. Kubiarkan kepala penisku bergeser
membuka bibir memiawnya hingga masuk bagian kepalanya
saja dan Novy berteriak kecil. Tapi kemudian kutahan lagi.
Kepala penisku sdh dipenuhi cairan lendir Novy.
Kemudian aku turun ke selangkangannya dan mulai menjilat
klitoris dan membuka bibir memiaw Novy dng lidah. Setiap
sapuan lidahku membuat Novy kelojotan dan akhirnya aku
memasukkan lidahku ke permukaan lubang vagina Novy.
Kusedot, jilat, cium dengan ganas, dan seluruh tubuh Novy
mulai menegang dan akhirnya berteriak keras sekali mencapai
orgasme. ‘Beib! Beib! Aduh enak pisan!! Sayang.. Aku sayang ma
kamu.. Enak beib… AAAHAHHAHHHH’ dan keluarlah cairan
kenikmatannya membasahi ranjang dan mulutku. Novy terus
menekan kepalaku ke selangkangannya sambil menahan
napas, memburu, ‘AAAA…HH!’ Setelah beberapa detik, tubuh
Novy mulai rileks kembali.
Aku tidak berhenti tetapi justru meneruskan jilatan2 ku
sepanjang bibir mayoranya. Klitorisnya sdh kemerahan dan
bengkak dan sangat2 sensitif. Aku mulai menjilat dan
menyedot klitorisnya dengan hati2 agar Novy tdk merasa
kesakitan. Dalam waktu beberapa saat, Novy mulai ON lagi.
Napasnya mulai memburu dan kakinya digerak2an keluar.
Pantatnya diangkat agar lidahku bisa makin memainkannya.
Aku berhenti sejenak dan melihat puting susu Novy membesar
dan mengeras berwarna merah muda.
Sekarang kedua paha Novy aku angkat dan pelan2 penisku
mulai kutempelkan ke selangkangan Novy. Kepala penisku
mulai membelah bibir memiawnya dan mengarah langsung ke
lubang kenikmatannya. Novy mendesah pasrah ketika penisku
mulai memasuki lubang vaginanya. Betapa nikmatnya
memasuki lubang yang basah kuyup oleh lendir cintanya. Aku
memasukkan dengan mudah sampai setengah penis dan Novy
mulai mendengus. Dengan cepat aku memasukkan penisku
masuk ke dalam vagina Novy and ia menjerit kecil. AAH!
Akhirnya kita bersatu menjadi satu tubuh. memiaw Novy
makin becek dan keliatan cairan yang berwarna agak putih.
Terdengar bunyi srep srep srep dan cek cek cek.
Novy menutup mata dan merasakan rangsangan dan
kenikmatan yg luar biasa. Baru kali ini, ia memberikan tubuh
dan hatinya seutuhnya dalam permainan cinta ini. Sambil
memompa vaginanya dengan kekuatan penuh, aku mencumbu
bibir tipisnya. Tetapi lama2 ia tidak bisa bercumbu dan
menghindar dari ciumanku karena yg keluar hanyalah AH AH
AH… Novy menutup matanya dan berkonsentrasi pada
sensasi vaginanya.
Aku mengangkat kedua kakinya ke atas pundakku dan
membuatnya merasakan seluruh penisku di dalam vaginanya.
Aku semakin dalam masuk dan Novy makin kehilangan
kontrol. Ia mendadak berteriak2, ‘SAYANG! AAAA AHHHH!’ dan
kali ini mengalami orgasme yang lebih hebat dari sebelumnya.
Seluruh vaginanya mengejang dan memeras penisku di
dalamnya. Kepalanya terangkat dan matanya melihat mataku
dengan penuh nafsu membara… Sungguh pemandangan yang
indah. Novy yang cantik dan polos dengan tubuh agak
semoknya, tetapi sangat berbau seks, berada di bawah
tubuhku dan penisku sedang menikmati setiap relung liang
sanggamanya. Akhirnya aku biarkan penisku mengeras sekeras
kayu dan bisa kurasakan membesar 120% dan akhirnya aku
merasakan seluruh tubuhku menegang degn buah zakarku
menjadi bergetar dan tanpa bisa kutahan kusemprotkan
spermaku ke dalam rahim Novy dengan deras. Novy merasakn
siraman spermaku dan mengalami kenikmatan lagi. Novy
meracau, ‘beib.. aku pengin punya anak dari kamu.. Beib
terus… AAAHHH!’ Dan setelah orgasmeku yng luar biasa di
dalam rahim Novy, kita berdua istirahat dan keadaan penisku
di dalam vaginanya. Pelan2 dari liangnya keluar cairan
spermaku dan lendir cinta Novy membasahi ranjang hotel.
Kukecup pelan puting Novy dan aku rebah di atas tubuhnya.
Setelah penisku mengecil dan keluar dgn sendirinya dari vagina
Novy, aku menarik Novy ke kamar mandi. Permainan belum
berakhir. ‘Sekarang kita mandi sama yuk.’ Kemudian kita berdua
berdiri telanjang di bawah shower. Setelah distel air hangat
yang mengucur keluar, aku mulai membasahi seluruh badan
telanjang Novy. Dengan sabun di tangan, aku mulai menyabuni
tubuh indahnya. Dari atas, turun ke payudaranya dan aku
mulai mengusap2 kembali payudara dan putingnya. Novy
memprotes,’Iihhh.. sudah deh…’ ‘Kenapa? Gak mau? Bener nih
sdh cukup? Nanti kita stop lho…’ ‘hmmm.. iya’.. tetapi aku tetap
meremas dan mengelus2 puncak payudaranya. Novy berusaha
menghindar dan aku meneruskan menyabuninya ke bawah. Di
bagian selangkangan, cairan lendirnya masih mengalir
membasahi permukaan vaginanya. Aku mulai menyabuni dan
bermain di klitorisnya. ‘Aaahhh.. sdh deh…’ sambil merem
melek. Ketika mulutnya terbuka, langsung aku kecup dia.
Melihat Novy begitu bernafsu, aku mulai terangsang lagi dan
penisku mulai mengeras kembali. Kali ini, aku menyuruh Novy
berbalik dan di bawah pancuran shower satu tanganku
mengusap dadanya dan satu lagi memegangi dan memelintir
klitorsnya. Novy mengejang dan aku suruh dia agak merunduk.
Kubuka pantatnya dan terlihat lubang anus dan vaginanya.
Aku memasukkan jariku ke vaginanya yg masih licin. Seluruh
jariku kumasukkan. Satu jari, dua jari dan kutemukan G-
spotnya dan mulai memijatnya. Novy mendongak sambil
mengerang2. Kedua tanganya menempel ke kaca shower box.
Kumasukkan penisku ke dalam vagina Novy dari belakang dan
Novy menjerit gembira. Mulailah kupompa dari belakang
sambil kedua tangan tetap memegang puting dan klitorisnya.
Novy berteriak2 ‘aaaaahhhhhh…. ahaaaaaaahhhhhh…..
aaaahhhh…’ seluruh tubuh mengejang dan sekali lagi Novy
berteriak’Beib.. aku sayang ka….aaaaahhh!!!’ dan Novy
menggerinjal2 tubuhnya dan bergetar seperti orang ayan.
Penisku masih tegak berdiri dan aku beristirahat sejenak.
Kemudian aku mulai memompanya dan setelah Novy hampir
mencapai orgasme, aku cabut penisku dan duduk di ats
closet. Aku menarik Novy dan mendudukkannya di atas
penisku. Novy tdk sabar dan menuntun penisku diarahkan ke
lubang memiawnya. Novy menduduki penisku sambil
menghadap diriku dan mulailah dia berganti memompa diriku.
Lama2 aku tdk bisa menahan lagi dan aku bersuara ‘Sayang,
aku sdh hampir keluar.. aku semprot lagi ya…’ Novy
mendengus ‘hhhhhhh…’ Akhirnya penisku menyemprot ke
dalam vagina Novy bersamaan dengan dia menjerit kencang
‘AAAAAAHHHHH!!!’ dan cairan spermaku masuk ke relung2
rahim Novy . Kemudian Novy tetap duduk di pangkuanku dan
memelukku sambil mencium bibirku… ‘Aku suka banget…
Semoga bisa tiap ari kayak gini..’ Penisku keluar dr vaginanya
dan cairan kenikmatan yg sdh bercampur sperma mulai
mengalir keluar membasahi pahanya.
Setelah beberapa saat istirahat, kita meneruskan mandi dan
berbaring tidur di ranjang berpelukan selama setengah jam
dalam keadaan bugil.
Sore itu, kami jalan2 sepanjang pantai depan hotel. Ketika
malam tiba, kami makan candle light dinner di restoran hotel
tsb. Stl makan, sambil bergandengan tangan kami menyusuri
pantai mendengar deburan ombak. Pantai tdk banyak orang
lalu lalang. Semakin jauh kami melangkah dan tdk seorangpun
yg tampak. Di belakang cahaya terlihat samar2. Kami
berpelukan dgn Novy menyandarkan dirinya padaku.
Kemudian pada bagian yg agak menjorok ke dalam dgn satu
sisi ada batu, kami duduk. Aku memeluk Novy dan mulai
mencium bibirnya lagi. ‘Sudah ah..’ sambil tersenyum Novy
menghindar. Tetapi ketika tanganku mulai menyentuh
payudaranya, Novy membiarkan saja. Kemudian tanganku
mengusap2 paha Novy dan menuju ke selangkangan. ‘Nanti
ketauhan orang loh..’ ‘Gak pa2. Sepi kok. Lebih seru kan.. di
udara terbuka. Kamu belum pernah kan?’
Aku mulai mengarahkan ke selangkangan Novy. Kemudian aku
membuka paha Novy dan mulai mencium dan menjilat2
pahanya hingga ke selangkangan. Kemudian aku mulai
mendorong Novy berbaring dan mencumbunya. ‘Jangan di
sini..’ ‘sstt.. jangan ribut. Nanti ketahuan.’ Tanganku mulai
memainkan susu Novy dari luar kaosnya. Kuangkat kaosnya
dan terlihat behanya. Beha yang menutupi payudara kenyalnya
kuangkat dan langsung kujilat puting susunya. Novy
mendesah. Tanganku kemudian ke leher Novy dan melepaskan
ikatan beha bikininya. Seketka itu juga, Novy merasa bebas.
Payudaranya tdk ada yg menopang. Dengan sekali tarik aku
melepas behanya dan melepaskan kaosnya. Novy berusaha
menutupi kedua susunya dgn kedua tangan. Langsung aku
lepaskan kancing celana hot pants nya dan menarik ke arah
kaki. Novy berusaha mempertahankan, tp itu berarti ia
melepaskan pegangan payudaranya. Mulutku segera menyosor
kedua puting bergantian dan Novy langsung melenguh. ‘Nanti
ketahuan lho.. di kamar aja’ Tapi ketegangan ini menyebabkan
Novy sangat terangsang. Celana dalam bikininya terasa basah
oleh lendir yang mulai muncul lagi. Dgn cepat hot pants dan
celana dalamnya aku tarik hingga lepas dari pahanya. Novy
bugil telentang di atas hamparan pasir sambil menatap
wajahku dgn nanar. Aku segera membuka celanaku semua
hingga bugil dan membuka paha Novy lebar2. terlihat di
cahaya bulan yg temaram liang vagina Novy berkilat oleh
cairan. Penisku yang sdh tdk sabar dan berdiri tegak mulai
mendekat ke lobang Novy. Aku langsung mencium bibir Novy
dan kepala penisku mulai membelah bibir vaginanya. Begitu
ketemu lubang kenikmatannya, aku langsung memasukkan
dgn cepat dan Novy berteriak etapi tertahan oleh mulutku yg
french kiss dia. Kembali aku dan Novy menjadi satu tubuh.
Kita menikmati persetubuhan ini dan merasakan jantung kita
menjadi satu. Penisku bersarang di liang sanggama Novy dan
gua kenikmatannya bagaikan banjir bandang dgn
mengharapkan persatuan dalam cinta dan seksual. Novy mulai
ngos2an dan aku memompa vaginanya makin lama makin
cepat. Kemudian seluruh tubuh Novy menegang dan
napasnya tdk beraturan. Kadng berhenti kadang napas cepat
lagi. Novy merasakan puncak kenikmatan tinggal sebentar lagi,
ia menutup mata dan mencengkeram tubuhku dan
mencakarku. Kedua kakinya menjepit paha dan kakiku dan
berusaha menekan makin masuk seolah ingin menelan seluruh
diriku masuk ke dalam rahimnya. Dan mendadak, Novy
berteriak2 karena orgasme yang panjang bagaikan gelombang
menghantam Novy mulai dari vaginanya, naik ke rahimnya,
perut, payudara, tangan dan kaki dan Novy menancapkan
kukunya ke punggungku dan akhirnya mendesis seolah
kesakitan dan melotot…’hhhhhhhhhh…..’ otot2 vaginanya
terasa mengeras dan menaham penisku di dalamnya dgn
cairan yg luar biasa banyak. Setelah beberapa saat, Novy
tenang kembali dan melepaskan jepitan vagina dan pahanya.
Penisku masih tegak berdiri dgn bangga di dalam saluran
sanggama Novy. Kulepaskan penisku dgn cepat, dan Novy
merasa geli ,’aaahh’
Aku langsung gantian berbaring dan menarik Novy ke arahku.
Aku suruh Novy berbalik arah membelakangi diriku dan
kududukan dia di atas penisku. Penisku segera masuk dgn
mudah dan Novy berjongkok dgn memunggungiku. Aku
menarik Novy mendekat, satu tanganku memainkan
payudaranya, satu lagi memainkan klitorisnya. Novy menahan
tubuhnya dgn kedua tangannya. Kemudian kita mulai lagi
irama seksual cinta kita. Kali ini Novy yg memegang kendali
naik turunnya memiawnya ke penisku. Tetapi kedua tanganku
tetap memainkan klitoris dan dan puting susunya. Novy dgn
cepat mencapai orgasme lagi. ‘aaaaaaaaahahhahhhhhh….. say
…say … say…. hhhhhh…. iiihihhhh sdh ah!!’ cairannya
merembes keluar membasahi seluruh selangkanganku. Tetapi
aku bilang, ‘bentar lagi, sayang aku sdh hampir keluar…’ dan
kedua tubuh kita bagaikan irama keluar masuk penis dalam
memiawnya. Tdk lama kemudian, Novy merasakan orgasme
akan dtg lagi dan aku juga merasa penisku mengeras 150%
pertanda beberapa detik lagi aku akan orgasme. ‘bentar lagi,
beb.. AAAAHHH!’ dan dari penisku muncratlah sperma yg
banyak dan Novy berteriak krn orgasme pd saat yg
bersamaan… Aku masih memompa dgn penis yg sdh
menunaikan tugasnya dan Novy berusaha mengambil sisa2
kekerasan penisku di dalam mekinya. Akhirnya kita selesai dan
segera beres2 utk kembali ke hotel. Novy tdk memakai bh dan
celana dalamnya. Ia memakai kaos dan hot pants nya. Dan
cairan kenikmatannya menetes membasahi pahanya. Dari kaos
terlihat tonjolan puting Novy yg menantang. Ketika di hotel,
beberapa org memperhatikan kita dan Novy sengaja berjalan
dgn seksi. Begitu masuk kamar, Novy langsung bugil dan
melepaskan semua bajuku. Kita berdua bugil dan Novy
langsung menjilat penisku memasukkan ke mulutnya sehingga
berdiri lagi. Aku sdh capai ttp tetap bisa berdiri lagi. Novy
berkata, ‘ini barang kesukaanku. Aku mau tiap ari kayak gini.
Aku milikmu beib. Kapanpun kamu mau ml, aku pasti mau…’
Itulah kisah pengalaman kita di Anyer selama liburan 3 hari di
mana setiap harinya Novy mengalami orgasme hampir 10x dan
kecanduan penisku. Di usianya yang baru 21 tahun, Novy dan
aku berusaha mencari waktu utk bersanggama sesering
mungkin.

From → selingkuh

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: